Pendidik Bermimpi

Ilustrasi
Selain persiapan, evaluasi juga tak kalah pentingnya. Persiapan ya mesti paham basic science dan perkembangan riset terkini bidang kajian itu. Dan tak kalah pentingnya dosen juga dituntut miliki kemampuan komunikasi yang baik dengan mahasiswa. Harus efektif dan efisien. Menghindari penggunaan istilah mentereng, ujung-ujungnya juga salah sebut. Kan gak lucu..
Jangan andalkan klaim diri sebagai ahli tapi tunjukkan pada komunitas ilmiah bahwa memang mumpuni.
Jika hanya klaim ahli ini atau ahli itu tapi giliran ditanya publikasi keahliannya dah berapa? Riset jurnal nasional terakreditasinya dah berapa? Publikasi Internasionalnya bisa diakses dimana? Jika tak punya, sebaiknya malulah pada masyarakat ilmiah untuk menyandang gelar ahli itu.. Belajar menulis dululah seperti saya ini, mulai dari jurnal ber ISSN. Janganlah mengandalkan diri sebagai ahli depan kelas.
Bermimpilah Setinggi-tingginya
Jika tak miliki publikasi ilmiah, seminar dan seterusnya lalu klaim diri ahli hanya karena ngajar sudah sekian tahun, yah boleh jadi selama ini tak lebih hanya sekedar jualan kecap. Penjual obat dipasar-pasar jauh lebih hebat dan ahli, jika hanya modal omongan..
Sering-seringlah koreksi diri, boleh jadi ilmu yang dimiliki sudah expired #Ngaji
Rochmady
Lasunapa, 25 Maret 2016

Komentar anda

komentar

Powered by Facebook Comments

Baca juga:  Drones being used to monitor WordCup

Rochmady

Penikmat kopi tubruk | Pencinta sastra, puisi, dan sejarah | Direktur Executive Study Center of Coastal and Isle | Pendiri Mokesano Institut | Editor in-Chief AkuatikIsle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (EISSN: 2598-8298)