Kisah Hidup Marx; Buruh Seluruh Dunia, BERSATULAH !

Karl Marx

Sambutan Engels pada pemakaman Marx “Misi hidupnya adalah menyumbang dengan berbagai cara untuk menggulingkan Kapitalisme…

Tokoh Revolusioner Legendaris Karl Marx [Lahir tanggal, 5 Mei 1818 – 14 Maret 1848].
***
Karl Marx lahir tanggal 5 Mei 1818 di Trier Rheinland, Jerman sebagai putra tertua pasangan Heinrich Marx dan Henrietta Philips. Ayah Marx melihat Karl Marx sebagai anak yang cerdas, keras kepala, cinta kebebasan dan punya hasrat intelektual yang besar.
Di sekolah, Karl Marx menguasai matematika dan teologi, menaruh minat besar pada Sastra dan Seni, mendapat pujian dari guru karena esai-esainya. Tahun 1835, pada usia 17 tahun Marx masuk Fakultas Hukum Universitas Bonn. Karena bersitegang dengan otoritas kampus, tahun 1836 ia pindah ke Universitas Berlin, pusat birokrasi Prussia.
Universitas Berlin mengenalkan Marx pada pemikiran dominan dijamannya yaitu Filsafat Hegelian, yang mempengaruhi dan kemudian di kritik olehnya. Marx bergabung dengan Hegelian Muda, yang mulai melakukan interprestrasi dan kritik atas Hegel. Menteri Pendidikan melarang secara resmi kelompok ini. Di Hegelian Muda (kiri) Marx bertemu anak muda radikal Moses Hess yang mengenalkannya dengan Friedrich Engels, yang kemudian menjadi sahabat sejati. Tahun 1842 dengan dukungan industrialis liberal, Marx & Hess menerbitkan koran ekonomi politik di Cologne Rheinnische Zeitung. Marx sebagai editor dan penulis. Marx menulis di Koran RZ menentang kelas pemilik tanah, kebijakan Pemerintah Prussia dengan cara yang radikal dan mulai menarik perhatian penguasa. Dengan koran, Marx menyuarakan ide demokrasi dan pembelaan atas kaum miskin seperti kondisi pemetik anggur dan hukuman berat pada orang miskin. Tahun 1843, RZ dibredel paksa oleh pemerintah Prussia. Marx kembali menganggur dan mulai mendalami pemikiran sosialis Prancis seperti Proudhon dan lain-lain.

April 1843, Marx menikahi Jenny von Westphalen, gadis yang mencintainya dengan segala dukungan dan penderitaan. Wanita hebat dibelakang Marx. November 1843 Marx dan istri memutuskan pindah ke Paris, kota yang membawa Marx untuk belajar dan membawanya ke Praxis Revolusioner. Di Paris, Marx mulai mendalami Politik dan Revolusi. Dia mencari jawaban, Apa kesalahan teori dan praktek yang menyebabkan revolusi gagal? Di Paris ia mulai mengenal pemikiran Sosialis seperti Saint Simon tentang sejarah yang berkelanjutan dan sejarah manusia adalah sejarah konflik.

Engels: “Marx berjuang dengan semangat, kegigihan, keberhasilan yang hanya sedikit orang dapat menyamainya…

Saint Simon mempengaruhi Marx dalam ide tentang kekuatan produktif dan dampak revolusionernya pada masyarakat. Marx juga bertemu Bakunin, mbah Anarkisme, keduanya sejalan dalam menolak reformisme dan gradualisme, tapi berseberangan dalam strategi revolusi. Marx bertemu Proudon yang ia kritik karena melihat konflik kelas secara moralis antara kebajikan versus kejahatan, tidak secara historis & sosial.
Musim gugur 1844, Marx bertemu Friedrich Engels, yang memberikan sumber tentang kondisi dan peran kelas pekerja bagi dasar filsafat revolusioner Marx. Engels memahami dan mendukung kehidupan intelektual, perjuangan & keluarga Marx yang melarat. Engels adalah sekutu sejati Marx hingga wafat. Tahun 1844, Marx mengeluarkan “Philosophico Economic Manuscripts“, yang memuat ide materialisme historis yang jadi dasar filsafat revolusioner Marx.

Marx: Sejarah manusia sesuai dengan hukum-hukum yang bisa diketahui; Cara produksi materi menentukan kehidupan sosial, politis & spiritual. Marx; Kekuatan produktif masyarakat yang maju akan bertentangan dengan relasi produksi, hanya dengan revolusi kelas pekerja bisa diakhiri.

Tahun 1845 pemerintah Guizot di Paris mengusir Marx, Jenny dan bayi perempuan berusia 1 tahun. Marx mengungsi ke Brussel bertemu pekerja komunis disana. Marx memulai kerja organisatoris dengan terlibat dalam gerakan pekerja Jerman di London yang bergabung dalam Liga Komunis dan menjadi pimpinannya. Tahun 1847 Perkumpulan Komunis London meminta Marx menyusun sebuah dokumen revolusioner. Awal 1848 munculah The Manifesto of the Communist Party. Manifesto Komunis 1848 ditulis dalam gaya prosa liris yang revolusioner, dan menjadi dokumen politik klasik yang berpengaruh sampai sekarang. Manifesto dibuka dengan kalimat yang tegas bahwa “Sejarah masyarakat sebelumnya adalah sejarah perjuangan kelas“. Manifesto ditutup dengan kata-kata “Para pekerja tidak kehilangan apa-apa, selain belenggu mereka..

Engels: “Ia wafat, dicintai, dipuja & ditangisi oleh jutaan pekerja revolusioner, dari pertambangan di Siberia sampai pantai California…

Manifesto begitu dahsyat gemanya digerakan buruh, tapi dampak langsung diterima Marx, pemerintah Belgia dengan kasar mengusir Marx dari Belgia. Tahun 1848 ketika Revolusi di Paris meletus, Flocon, anggota sayap kiri dari pemerintahan yang baru mengundang Marx dan keluarga pindah ke Paris. Gelora Revolusi 1848 dengan cepat membakar Eropa. Dari Paris Marx menuju Cologne melakukan propaganda Liga Komunis via Nieu Rheinische Zeitung.
Revolusi Jerman gagal, koran Marx dibredel, ditangkap, diadili di Cologne. Pledoinya yang memukau membuat ia dibebaskan. Tapi paspornya dicabut. Marx menuju Paris, saat revolusi dipadamkan. Kaum kiri dipenjara atau sembunyi. Lassalle membelikan tiket kapal bagi Marx untuk lari ke London. Agustus 1849, Marx tiba di –Inggris. September anak-istrinya menyusul. Ia tak punya uang dan hanya punya beberapa teman dekat. Marx hidup dalam kemiskinan di Inggris. Tinggal dipondok kumuh tanpa lampu. Menahan lapar karena tak punya uang dan menggadaikan bajunya untuk makan. Marx bahkan tak mampu ke dokter dan beli obat. Tahun 1856 putra ke-2 nya Edgar wafat karena sakit. Sesuatu yang sangat disesali oleh Marx. Untuk bertahan hidup Marx menjadi kolumnis koran radikal New York Daily Tribune dengan honor 1 poundsterlin per artikel & bantuan dari Engels. Hiburan keluarga Marx adalah piknik hari minggu ke Hampstead Heath dengan membawa keranjang makanan, membacakan puisi & anak-anak naik ke punggungnya.
Di Inggris, Marx mulai melakukan riset di Meseum Inggris. Tahun 1859 lahir karyanya Critique of Political Economy, sebuah studi awal dari Capital. Tahun 1863, Marx terlibat dalam pembentukan International Working Men Associations di London. Marx ditugasi membuat konstitusi federasi. Dokumen Asosiasi Pekerja Internasional 1863, Marx menyatakan, “Bahwa emansipasi kelas pekerja harus dilakukan oleh kelas pekerja sendiri.” Tahun 1861, Marx melamar jadi pegawai di perusahaan kereta api. Ia ditolak dengan alasan tulisannya jelek dan penampilannya menyeramkan.
Tahun 1867, karya Marx Das Capital Volume 1 terbit yang merupakan sejarah hukum ekonomi dengan perpektif kelas yang membongkar penindasan Kapitalisme. Volume 1 Capital membongkar pondasi dasar kapitalisme pada proses produksi, mesin, akumulasi modal, upah, tenaga kerja dan nilai lebih. Marx ingin mempersembahkan Capital untuk Darwin, yang tampaknya ketakutan menolaknya dengan halus dengan menyatakan dia tak paham ilmu ekonomi. Capital didedikasikan untuk Wilhelm Wolf seorang komunis yang menjadi muridnya sejak 1848 dan wafat dalam pengasingan di Manchester, Mei 1864. Capital dikerjakan selama 15 tahun, sebagai sumbangan Marx bagi teori Emansipasi Kelas Buruh. Untuk itu, ia rela miskin dan sakit untuk melahirkannya. Setelah Marx wafat, Engels menemukan manuskrip Das Capital volume 2 & 3 yang belum selesai. Naskah ini lalu diterbitkan oleh Engels.

Buruh Seluruh Dunia, BERSATULAH !

Di hari tua, Marx menghabiskan hari untuk membaca buku, berjalan sore ke Hampstead Heath dan belajar bahasa Rusia, Turki. Di hari minggu Marx tua dikunjungi anak dan cucu dari 3 anaknya yang menjulukinya sebagai Moor atau Nick Tua karena penampilanya yang seram dan hitam.

Tahun 1881, Jeny Marx wafat. Kepergian Perempuan hebat yang setia mendampingi Marx dalam penderitaan membuat kesehatan Marx semakin menurun :(. Tulis Engels tentang wafatnya Jenny, “bersamaan dengan wafatnya Jenny, sang Moor (Marx) juga turut wafat”. Cinta Jenny adalah sumber kekuatan Marx :).
Tanggal 14 Maret 1884, Karl Marx wafat 🙁 dalam keadaan tidur di kursi ruang belajarnya. Ia dimakamkan di Highgate tepat di sebelah makam istri tercintanya. Pemakaman Marx dihadiri keluarga, Engels sahabat dekat dan beberapa perwakilan organisasi buruh dari berbagai negeri.

Engels: “Nama dan karyanya akan terus abadi sepanjang jaman”.

Sekian. (Diambil dari kultwit @ObrigadozCoy)

BURUH Seluruh dunia, BERSATULAH !

Komentar anda

komentar

Powered by Facebook Comments

Baca juga:  Sajak Purnama di Awangpone | Karya Madhy Kheken

Rochmady

Penikmat kopi tubruk | Pencinta sastra, puisi, dan sejarah | Direktur Executive Study Center of Coastal and Isle | Pendiri Mokesano Institut | Editor in-Chief AkuatikIsle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (EISSN: 2598-8298)