Renungan Hanya 7% | Adaptasi

Ilustrasi (Foto by liputan6.com)

 

Renungan

Hanya 7%

Suatu  ketika seorang manusia diberi kesempatan untuk  berkomunikasi dengan Tuhannya dan berkata,  “Tuhan ijinkan saya untuk dapat melihat seperti  apakah Neraka dan Surga itu”.
Kemudian  Tuhan membimbing manusia itu menuju ke dua buah  pintu dan kemudian membiarkannya melihat ke  dalam.

Di tengah ruangan terdapat sebuah  meja bundar yang sangat besar, dan di tengahnya  terdapat semangkok sup yang beraroma sangat  lezat yang membuat manusia tersebut mengalir air  liurnya. Meja tersebut dikelilingi orang-orang  yang kurus yang tampak sangat  kelaparan.

Orang-orang  itu masing-masing memegang sebuah sendok yang  terikat pada tangan masing-masing. Sendok  tersebut cukup panjang untuk mencapai mangkok di  tengah meja dan mengambil sup yang lezat  tadi.

Tapi  karena sendoknya terlalu panjang, mereka tidak  dapat mencapai mulutnya dengan sendok tadi untuk  memakan sup yang terambil.

Si  Manusia tadi merinding melihat penderitaan dan  kesengsaraan yang dilihatnya dalam ruangan  itu.

Tuhan  berkata, “Kamu sudah melihat  NERAKA”

Lalu  mereka menuju ke pintu kedua yang ternyata  berisi meja beserta sup dan orang-orang yang  kondisinya persis sama dengan ruangan di pintu  pertama. Perbedaannya, di dalam ruangan ini  orang-orang tersebut berbadan sehat dan berisi  dan mereka sangat bergembira di keliling meja  tersebut.

Baca juga:  Sajak Rindu Rasa | Karya Madhy Kheken

Melihat  keadaan ini si Manusia menjadi bingung dan  berkata “Apa yang terjadi ? kenapa di ruangan  yang kondisinya sama ini mereka terlihat lebih  bergembira ?”

Tuhan  kemudian menjelaskan, “Sangat sederhana, yang  dibutuhkan hanyalah satu sifat  baik”

“Perhatikan bahwa orang-orang ini  dengan ikhlas menyuapi orang lain yang dapat  dicapainya dengan sendok bergagang panjang,  sedangkan di ruangan lain orang-orang yang  serakah hanyalah memikirkan kebutuhan dirinya  sendiri

Diperkirakan  bahwa 93% penerima tidak akan memforward  cerita ini. Bila anda termasuk sisa  7% yang akan memforwardnya,  lakukanlah dengan memberi judul 7% pada  titlenya.

Saya  termasuk yang 7% tadi, ingatlah saya akan selalu  ada untuk berbagi sendok dengan  anda!

(Disadur dari Cerita Milis Group)

Komentar anda

komentar

Powered by Facebook Comments

Rochmady

Penikmat kopi tubruk | Pencinta sastra, puisi, dan sejarah | Direktur Executive Study Center of Coastal and Isle | Pendiri Mokesano Institut | Editor in-Chief AkuatikIsle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (EISSN: 2598-8298)