Sajak Metafora Cinta | Karya Madhy Kheken

Puisi Karya
Madhy Kheken

Metafora
Mbah Maridjan

Jangan mengira aku tak rindu
Rindu berkalang rasa
Bak dihempas bumi
Diterjangkan angin
Telanjang dihadapan semesta

Jangan mengira aku tak rindu
Rindu berkalang rasa
Bak derai hujan bersentuh bumi
Meresap hingga sum-sum
Bertawaf di saraf-saraf

Jangan mengira aku tak rindu
Rindu berkalang rasa
Harap tatap wajah
Bersemai permata ke-abadi-an
Menyekanya dari debu-debu kepalsuan

Jangan mengira aku tak rindu
Rindu berkalang rasa
Menitipnya pada bulir-bulir hujan
Bersua bumi dalam pelukan kasih

Baca juga:  Sajak Pergantian | Madhy Kheken

Hingga raga remuk
Lunglai, terkulai
Bersama debu
Berharao CINTAMU
Berharap KASIHMU

Tuhan
Aku Mencintaimu

2010

Catatan :
Sy dedikasikan untuk Mbah Maridjan atas Sujud Terakhirmu, Ketulusan, Keikhlasan dan Kasih dari Pengorbanan, Perjuanganmu. Selamat Jalan Kawan, Selamat Jalan Saudaraku, Selamat Jalan…

Komentar anda

komentar

Powered by Facebook Comments

Rochmady

Penikmat kopi tubruk | Pencinta sastra, puisi, dan sejarah | Direktur Executive Study Center of Coastal and Isle | Pendiri Mokesano Institut | Editor in-Chief AkuatikIsle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (EISSN: 2598-8298)