Sajak Purnama di Awangpone | Karya Madhy Kheken

Sajak Karya
Madhy Kheken

Purnama di Awangpone




Temaram lampu kendaraan umum
Singkap sebagian gelap malam
Kerlip petromaks Awangpone
Singkap gelap cerita

Percikan kesadaran diri
Singkap gelap hati, ragu dan resah

Angan membumbung
Menembus langit
Tak ada kata terucap
Hanya rindu keindahan

Usai sudah tebar fantasi
Karena waktu terus bergulir

Baca juga:  Sajak Bangsaku Bangsat | Madhy Kheken

Taburlah keinginan
Pada langit, pada bumi
Sebab sejarah bertutur
Tentang Aku tentang kamu

Leburlah
Nampaklah Kita

Pondok Hati Awangpone, Bone
Kisaran Februari 2005

Komentar anda

komentar

Powered by Facebook Comments

Rochmady

Penikmat kopi tubruk | Pencinta sastra, puisi, dan sejarah | Direktur Executive Study Center of Coastal and Isle | Pendiri Mokesano Institut | Editor in-Chief AkuatikIsle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (EISSN: 2598-8298)